Siapakah yang tidak menginginkan hidup sehat dan jauh dari penyakit?? saya rasa semua orang ingin memiliki tubuh yang jauh dari namanya sakit. Baik itu sakit kelas atas misalnya penyakit jantung, stroke, kanker, maupun sakit kelas rendah seperti sakit kepala, mag, dan sebagainya. Itulah sebabnya banyak orang yang berlomba-lomba untuk membuat alat kesehatan dan teori maupun tips-tips agar terhindar dari yang namanya penyakit.
Dibalik itu semua, ada seseorang yang bisa di bilang memiliki tubuh dan kesehatan yang sangat baik. Dia adalah Rasulullah saw. Ada yang mengatakan bahwa Rasulullah hanya dua kali sakit semasa hidupnya. Yaitu ketika turunya wahyu pertama Al-Qur’an. Ketika itu beliau mengalami demam hebat karena ketakutan yang sangat. Yang satunya lagi menjelang beliau wafat. Saat itu beliau mengalami sakit yang sangat parah, hingga akhirnya meninggal. Adapula yang menyebutkan bahwa Rasul mengalami sakit lebih dari dua kali.
Berapapun jumlahnya, dua, tiga atau empat kali, memperjelas gambaran bahwa beliau memiliki fisik sehat dan daya tahan yang sangat luar biasa. Padahal kondisi jazirah arab terbilang keras, tandus, dan panas. Siapapun yang mampu bertahan dalam kondisi seekstrem itu dalam waktu berpuluh– puluh tahun plus puluhan kali peperangan yang dijalaninya, pastilah memiliki daya tahan yang sungguh luar biasa.
Bagaimanakah cara rasulullah menjaga kesehatannya?? Berikut adalah rahasia sehat ala Rasulullah saw. sehingga beliau memiliki tubuh yang sehat alias jarang sakit.
Rahasia Sehat 1: Selektif Terhadap Makanan
Inilah kebiasaan yang sangat ketat dilakukan oleh Rasulullah. Saking selektifnya beliau meilih makanan, hanya ada dua produk yang selalu perhatian besar beliau dalam meilih makanan yaitu “halalan toyyiban (halal dan baik)”. Halal berkaitan dengan akhirat, tentang bagaimana cara makanan itu diperoleh. Sedangkan toyyib berkaitan dengan baik tidaknya makanan itu, bergizi kah, sehatkah, dan sebagainya..
Salah satu makanan kegemaran beliau adalah madu. Beliau biasa meminum madu yang dicampur air untuk membersihkan air liur dan pencernaan. Rasul bersabda, “Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alqur’an” (HR Ibnu Majah dan Hakim).
Disamping itu madu mempunyai KEISTIMEWAAN yaitu :
- Sangat cepat diserap oleh tubuh
- Tanpa proses pencernaan
- Tidak ada ampas
- Kandungannya 60% dari darah jadi sangat cepat diserap oleh darah
- 1 sendok makan = 1 butir telur
- 1 kilo gram madu = 3 kg daging sapi segar
Rahasia Sehat 2: Tidak Makan Sebelum Lapar dan Berhenti Sebelum Kenyang
Ini adalah kebiasaan Rasul yang jarang dilakukan oleh kita sekarang. Beliau menganjurkan agar kapasitas perut dibagi dalam tiga bagian, yaitu sepertiga untuk makanan (zat padat), sepertiga untuk minuman (zat cair), dan sepertiga lagi untuk udara.
Disabdakan
Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain maka, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan. (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).
Rahasia Sehat 3: Makan dengan Tenang, Tuma’ninah, Tidak tergesa-gesa, dan Dengan Tempo Sedang
Ternyata banyak manfaat jika kita makan dengan cara di atas. Cara makan seperti ini akan menghindarkan dari tersedak, tergigit, kerja organ pencernaan pun lebih ringan. Makanan pun bisa dikunyah dengan lebih baik, sehingga kerja organ pencernaan bisa berjalan sempurna. Makanan yang tidak dikunyah dengan baik akan sulit dicerna. Dalam jangka waktu lama bias menimbulkan kanker di usus besar.
Rahasia Sehat 4: Cepat Tidur dan Cepat Bangun
Beliau tidur di awal malam dan bangun pada pertengahan malam kedua. Biasanya, Rasulullah SAW bangun dan bersiwak, lalu berwudhu’ dan sholat sampai waktu yang diizinkan Allah. Beliau idak pernah tidur melebihi kebutuhan seperti tidur siang, namum tidak pula menahan diri untuk tidur sekadar yang dibutuhkan (begadang) kecuali setelah isya’ beliau mempunyai majlis ilmu bersama sahabat. Penelitian Daniel F Kripke, Ahli psikiatri dari Univeritas California menarik untuk diungkapkan. Penelitian yang dilakukan di Jepang dan AS selama 6 tahun dengan responden berusia 30-120 tahun mengatakan bahwa orang yang biasa tidur 8 jam sehari memiliki resiko kematian yang lebih cepat. Sangat berlawanan dengan mereka yang biasa tidur 6-7 jam sehari. Nah, Rasulullah SAW biasa tidur selepas Isya untuk kemudian bangun malam. Jadi beliau tidur tidak lebih dari 8 jam.
Cara tidurnya pun syarat makna. Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah dalam buku Metode Pengobatan Nabi mengungkapkan bahwa Rasul tidur dengan memiringkan tubuh ke arah kanan, sambil berdzikir kepada Allah hingga matanya terasa berat. Terkadang beliau memiringkan badannya ke sebelah kiri sebentar, untuk kemudian kembali kesebelah kanan. Tidur seperti ini merupakan tidur yang paling efisien. Pada saat itu makanan bias berada dalam posisi yang pas dengan lambung sehingga dapat menegendap secara proporsional. Lalu beralih kesebelah kiri sebentar agar proses pencernaan karena lambung mengarah ke lever, baru kemudian berbalik lagi kesebelah kanan hingga akhir tidur agar makanan lebih cepat tersuplai dari lambung. Hikmah lainya, tidur dengan miring kekanan menyebabkan beliau lebih mudah bangun untuk sholat malam.
Rahasia Sehat 5: Istiqomah Melakukan Puasa Sunah
Karena itu, kita mengenal beberapa shaum sunnat yang beliau anjurkan, seperti senin kamis, Ayyamul Bith’, shaum Dawud, Shaum 6 hari di bulan Syawwal, dan sebagainya. Shaum adalah perisai terhadap berbagai macam penyakit jasmani maupun ruhani. Pengaruhnya dalam menjaga kesehatan, melebur berbagai macam ampas makanan, menahan diri dari makanan berbahaya sangat luar biasa. Shaum menjadi obat penenang bagi stamina dan organ tubuh sehingga energinya tetap terjaga. Sahum sangat ampuh utnuk detoksifikasi (pembersihan) yang sifatnya total dan meyeluruh.
Selain lima cara hidup sehat ini, masih banyak kebiasaan Rasulullah yang layak kita teladani. Misalnya:
Berbekam sebulan sekali dan banyak olahraga
Imam At Tirmidzi didalam jami’nya, dari Humaid At Thawil ra, dari Anas bin Malik ra, dari Nabi Muhammad SAW beliau bersabda:
Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah Bekam . (HR. Al Bukhari No. 5696 dan Muslim No. 1577, Hadits shahih menurut syarat Asy-Syaikhany
Bekam merupakan Perawatan, Pencegahan serta Penyembuhan Penyakit yang telah dipraktekkan sendiri oleh Rasulullah SAW, sebagaimana Baginda SAW sendiri diperintahkan oleh para Malaikat ketika Beliau SAW di Isra dan di Mi’rajkan oleh Allah SWT ke Sidratul Munthaha
“ Pada malam aku di Isra Mi’rajkan, aku pada waktu itu melewati sekerumunan Malaikat dan mereka berkata : Ya Muhammad anjurkan kepada umatmu untuk berBekam “ (HR. At Tirmidzi).
Allah SWT mewajibkan kita satu bulan dalam setahun yaitu di Bulan Ramadhan untuk menyucikan Rohani dengan berpuasa, maka wajarlah bila Rasulullah SAW menyunahkan kita untuk berBekam satu bulan sekali bagi membersihkan Jasmani kita.
Berpikir Positif “tidak su’udzhon/tidak berburuk sangka”
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang. (Al-Hujurat 12).
Contonya ketika berdakwah, Rasulullah SAW pernah dihina, dicaci, disakiti, diteror oleh kaum kafir Quraisy, tapi semua itu tidak membuat Beliau kecewa, patah semangat, apalagi stress. Beliau menghadapi setiap kesulitan dengan senyum, ketika ada beban yang berat Beliau tawakal kepada Allah. Rasullah SAW selalu berfikir positif tentang sikap orang lain, melihat masalah yang ada dengan hati dan pikiran yang jernih dan tenang. Sehingga kesehatan jiwa beliau terjaga dan berpengaruh terhadap fisik. Karena kita ketahui STRESS ITU BISA MEMICU BERBAGAI PENYAKIT.
Melakukan diet
Adapun diet yang diajarkan Rasulullah dijelaskan oleh Ustadz Abdullah Mahmood adalah sebagai berikut:
- Jangan makan SUSU bersama DAGING
- Jangan makan DAGING bersama IKAN
- Jangan makan IKAN bersama SUSU
- Jangan makan AYAM bersama SUSU
- Jangan makan IKAN bersama TELUR
- Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD
- Jangan makan SUSU bersama CUKA
- Jangan makan BUAH bersama SUSU Contohnya koktail
Itulah beberapa rahasia sehat ala Rasulullah saw. yang dilakukan beliau sehingga beliau memiliki tubuh yang sehat dan kuat. Semoga bermanfaat.!


